PROGRAM CCDE
EKONOMI
Dalam rangka meningkatkan taraf hidup perempuan, CCDE mengembangkan program pemberdayaan ekonomi yang dikemas dalam bentuk Mikro Kredit. Layanan ini diberikan dengan tujuan agar perempuan memeilki akses dan kontrol terhadap layanan finansial. Program ini dikembangkan sejak tahun 1996, dan saat ini telah berkembang ke 13 Kabu;paten di Aceh. Kabupaten-kebupaten tersebut antara lain : Banda Aceh, Aceh Besar, Aceh Tengah, Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Barat Daya, Aceh Jeumpa, Bener Meriah, Aceh Jaya, Aceh Utara, Sabang, Aceh Timur dan Aceh Selatan.
Dalam pelaksanaannya, Kredit Mikro diberikan secara bertahap kepada para nasabah, dengan demikian dapat diukur komitmen dan kesungguhan mereka. Hal ini memberikan pengetahuan berharga bahwa kaum perempuan lebih memilki komitmen dan disipilin dalam mengembalikan pinjaman mereka.
Kelompok-kelompok tersebut berkembang dari hanya beberapa kelompok, kini berkembang menjadi 118 kelompok dengan jumlah anggota kurang lebih 2011 orang.
PROGRAM CCDE
ECONOMY
In order to improve the lives of women, CCDE developed an economic empowerment program packaged in the form of Micro Credit. This service is provided with the aim that women have access to and control of financial services. The program has been running since 1996, and at the moment is in 13 provinces in Aceh. These provinces are: Banda Aceh, Aceh Besar, Aceh Tengah, Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Barat Daya, Aceh Jeumpa, Bener Meriah, Aceh Jaya, Aceh Utara, Sabang, Aceh Timur and Aceh Selatan.
In practice, Microcredit is given in phases to the customer, and in this way their commitment and sincerity can be measured. This provides a valuable insight into whether the group of women have the commitment and discipline to repay their loans.
These groups developed from only a couple of groups, and now number 118 with a membership of approximately 2011 people.

PENDIDIKAN ALTERNATIF
1. Pelatihan Pengembangan Kapasitas / Training
Dalam rangka memerangi kemiskinan intelektual, CCDE mengadakan pelatihan bagi kaum perempuan. Training-training ini diselenggarakan dengan tujuan untuk meningkatkan kepedulian dan kemampuan perempuan. Training-training yang diselenggarakan antara lain:
- training menulis
- training manajemen (bisnis, keuangan, pemasaran, wirausaha dan produksi)
- training komunikasi
- training tekhnisi handphone
- training komputer (basic dan design grafis)
- training penganggaran dan literatus kebijakan di tingkat desa
- dll
ALTERNATIVE EDUCATION
Capacity Development training
In order to combat intellectual poverty, CCDE provides training for women. This training is held with the aim to improve the awareness and the capabilities of women. Training includes:
- writing
- management (business, finance, marketing, entrepreneur skills and production)
- communication
- handphone technician
- computers (basic and graphic design)
- budget and education policy at the village level
- etc

2. Diskusi Bulanan
Diskusi bulanan merupakan salah satu aktifitas pendidikan alternatif dalam mengembangkan kapasitas perempuan dalam mengekspresikan pikiran dan ide mereka secara bebas dalam forum. Dalam kegiatan ini, perempuan dapat melatih kemampuan mereka dalam berkomunikasi dan meyampaikan pendapat dalam diskusi. Dengan demikian, kemampuan komunikasi mereka akan terbangun.
Montly Discussions
The monthly discussion is one of the alternative education activities to develop the capacity of women to express their thoughts and ideas freely in a forum. In this activity, women can practice their skills in communicating and conveying their opinion in a discussion. From this, they can develop their communication abilities.

3. Perpusatakaan
Sejak tahun 2003, CCDE mengembangkan perpusatakaan/rumah baca di daerah pedesaan. Perpustakaan pertama didirikan pada bulan November 2003 yang berlokasi di Manggeng, Aceh Barat Daya. Perpustakaan lain tersebar di 5 desa di kabupaten Aceh Barat Daya dan Aceh Selatan. Jumlah buku di setiap perpusatakaan berkisar antara 2000-300 buku, sesuai dengan kebutuhan. Pendirian perpustakaan ini sendiri bertujuan untuk meningkatkan keasdaran dan mkinat baca bagi komunitas yang ada di wilayah kerja program.
Library
Since 2003, CCDE has developed libraries/reading rooms in rural areas. The first library was established in November 2003 in Manggeng, Aceh Barat Daya. Other libraries are spread over five villages in the province of Aceh Barat Daya and Aceh Selatan. The number of books in every library ranges from 2000-3000, according to the need. The libraries were established with the aim to increase the awareness and interest in reading in communities that are in the working area of the program.
4. Beasiswa bagi Korban Tsunami
Sejak gempa bumi dan tsunami yang merenggut ribuan jiwa, banyak anak-anak yang kehilangan orang tua dan menjadi yatim, piatu atau yatim piatu. Oleh karena itu, sejak tahun 2005, CCDE mengembangkan program bantuan beasiswa bagi anak-anak korban tsunami tersebut. Baik bagi anak-anak usia SD maupun SMP. Saat ini ada 51 pelajar yang menjadi penerima beasiswa dari CCDE tersebut. Mereka menerima bantuan beasiswa sebesar Rp. 100.000 setiap bulannya.
Since the earthquake and tsunami that claimed thousands of lives, many children lost their parents and have struggled to live as orphans. Because of this, since 2005, CCDE developed a scholarship assistance program for victims of the tsunami, both for children in primary school and high school. Currently there are 51 students that have received this scholarship from CCDE. They receive as much as RP 100,000 in assistance every month.
PUBLIKASI MAJALAH POTRET
Dalam rangka membuat suara perempuan terdengar, sejak tahun 2003 CCDE telah menerbitkan majalah Potret. Majalah ini dikembangkan sebagai sarana/media bagi perempuan Aceh untuk mengekspresikan pikiran dan ide mereka melalui tulisan,. Pada awalnya majalah Potert hanya dicetak 1000 eks dengan desain yang sederhana. Pada saat bencana tsunami terjadi, penerbitannya sempat terhenti. Beberapa bulan setelah tsunami, saat CCDE telah memulai aktifitasnya, Potret terbit dengan tapilan baru. Sejak tahun 2008 majalah Potret diterbitkan dengan jumlah 4000 eks dengan tampilan yang semakin menarik. Saat ini majalah Potret telah tersebar di beberapa kabupaten di propinsi Aceh.
POTRET MAGAZINE PUBLICATION
In order to make women's voices heard, sinch 2003 CCDE has published POTRET Magazine. This Magazine was developed as tool/media for Acehnese women to express their thoughts and ideas through writing. In the beginning only 1000 copies of POTRET magazine were printed with a simple design. When the tsunami disaster occurred, publication stopped. Several months after the tsunami, when CCDE had restarted its activities, POTRET was published with a new look. Since 2008 the POTRET magazine has published 4000 copies with an increasingly attractive appearance. Currently the POTRET magazine has spread to several regions in the Aceh province.





















