• Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
E-mail Print PDF

 

PERAN REMAJA DALAM UPAYA PELESTARIAN LINGKUNGAN

Salwiah

Klp. Remaja Dedevox’s

Simpang Balek – Bener Meriah

Remaja adalah sosok orang yang memiliki usia masih tergolong sangat muda serta mempunyai masa depan yang masih panjang. Sebuah usia yang potensial dalam membangun dan menjaga lingkungan hidup yang kini semakin rusak. Dengan usia yang masih muda tersebut, sebenarnya penglibatan remaja dalam menjaga kelestarian alam dan lingkungan hidup sangatlah ideal. Oleh karena itu perlu disadari dan menjadi catatan bersama bahwa penglibatan remaja dalam melestarikan alam sejak masa remaja sangatlah penting dan sangat besar pengaruhnya bagi perkembangan lingkungan, sekarang dan yang akan datang.

Agar remaja bisa terlibat aktif dalam menjaga kelestarian alam dan lingkungan yang baik, remaja harus dibekali secara cukup tentang pengetahuan, kesadaran dan ketrampilan tentang bagaimana menjaga kelesatrian alam. Bila ini dilakukan sejak dini, kita yakin masa depan lingkungan dan kondisi alam bisa lebih baik ke depan.. Usianya yang masih sangat muda dapat memberikan suatu contoh yang baik dalam upaya penjagaan kebersihan dan kelestarian lingkungan. Dengan memulai dari suatu hal yang paling kecil, seperti membuang sampah pada tempatnya. Hal ini akan menciptakan lingkungan yang bersih. Apabila setiap remaja memiliki kesadaran diri dan rasa tanggung jawab pribadi untuk menjaga kebersihan lingkungan, kita yakin bahwa lingkungan hidup kita akan baik.

Banyak cara yang bisa ditempuh. Salah satunya dengan melibatkan remaja dalam kegiatan Bakti Sosial (BakSos) dari desa ke desa. Melibatkan remaja dalam kegiatan sosialisasi tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Mulai dari langkah-langkah untuk menjaga kebersihan, tata cara pelestarian serta manfaat-manfaat dari lingkungan yang bersih.

Para remaja yang memiliki kepedulian akan kebersihan dan kelestarian lingkungan, selalu berusaha menjaga dan merawat lingkungan sekitarnya. Namun satu hal yang sangat disayangkan pengaruh kebiasaan yang sudah membudaya di lingkungan sosial kita, membuat remaja enggan melakukan hal-hal kecil. Melibatkan remaja dalam mengelola sampah sebenarnya bisa menjadi contoh yang baik. Bila sejak remaja cerdas dalam mengelola sampah dan limbah, maka lingkungan hidup kita akan bisa lebih baik.

Remaja sangat perlu dibekali dengan sikap kreatif dalam mengelola lingkungan. Sebab remaja yang kreatif akan bisa mengelola sampah dan limbah menjadi berkah. Adapun remaja yang memiliki kreatifitas tinggi, dapat memanfaatkan sampah yang dianggap sebagai limbah serta pencemaran lingkungan itu menjadi suatu produk yang bermutu dan berguna atau bermanfaat bagi orang lain. Melalui proses pengolahan dan proses produksi dengan menggunakan keterampilan dan mempoles sampah menjadi suatu keunikan akan memiliki nilai jual yang tinggi. Namun saat ini pernahkah terpikirkan oleh kita bahwa sampah sekalipun bisa menghasilkan rupiah?

Kiranya untuk dapat melaksanakan semua kegiatan dalam upaya pelestarian lingkungan itu ada tiga hal yang menjadi catatan untuk kita semua, yakni 3D - Dimulai dari yang kecil, Dimulai dari diri sendiri, Dimulai dari sekarang -.





THE ROLE OF TEENAGERS IN ENVIRONMENTAL CONSERVATION EFFORTS

Salwiah

Klp. Teen Dedevox’s

Simpang Balek – Bener Meriah

Teenagers are those who are still classified as very young while at the same time have a long future in front of them. An age with potential to rebuild and take care of the environment which is now more and more damaged. Actually, this young age is the ideal time to involve teenagers in the conservation of nature and the environment, and therefore awareness must be raised of the importance of this and the fact that they can have a very big effect on the development of the environment, now and in the future.

In order that teenagers can be actively involved in preserving nature and the environment, teenagers must be provided with sufficient knowledge, awareness and skills about how to maintain the natural environment. When this is done early, we can be sure that the future environment and condition of nature will be better in the future. Their young age can be a good example in the efforts to clean and preserve the environment, beginning with something small, like throwing rubbish in the right place. This will create a clean environment. Moreover if every teenager has self awareness and a personal responsibility to maintain the cleanliness of the environment we can be sure that our environment will improve.

There are many ways this can be done. One of them is by involving teenagers in Social Activities (BakSos) from village to village whose activities centre around the importance of taking care of the environment. Ranging from steps to maintain cleanliness, managing environmental preservation as well as the benefits of a clean environment.

Concerned teenagers will clean and preserve the environment, always trying to take care of and look after the environment around them. But an unfortunate negative effect are the habits that have been entrenched in our society that make teenagers reluctant to do even small things. Involving teenagers in managing waste could actually serve as a good example. When they have cleverly managed waste since they were teenagers, then our environment will be better.

Teenagers really need to be equipped with a creative attitude in managing the environment. Creative teens can turn rubbish and waste into a blessing. As for adolescents who are very creative, they can use rubbish that is thought of as waste and environmental pollution, and turn it into a product of quality that can be used to benefit other people. Through the process of managing, using skills to reform rubbish into something unique with a high selling value. But now, has it ever occurred to us that rubbish can generate dollars?

It seems that to be able to carry out all these environmental sustainability activities there are three things that should be noted, the three B's ; Begin small, begin with yourself, begin now.

 

 

 

Top Menu


Warning: Parameter 1 to modMainMenuHelper::buildXML() expected to be a reference, value given in /home/ccderd/public_html/libraries/joomla/cache/handler/callback.php on line 99

ARTICLE


Warning: Parameter 1 to modMainMenuHelper::buildXML() expected to be a reference, value given in /home/ccderd/public_html/libraries/joomla/cache/handler/callback.php on line 99

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday96
mod_vvisit_counterYesterday763
mod_vvisit_counterThis week3938
mod_vvisit_counterLast week4685
mod_vvisit_counterThis month16428
mod_vvisit_counterLast month25038
mod_vvisit_counterAll days850846

Layanan Iklan POTRET

 

Polling

Bagaimana menurut anda POTRET Edisi 53?