CCDE - Center For Community Development and Education
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Hidup Mandiri

E-mail Print PDF

Hidup Mandiri

Oleh Elly zulfinar

Ulee kareng

Namaku “ Elly zulfinar “ lebih akrab di panggil Finna. Anak pertama dari 10 bersaudara. Aku tinggal di sebuah rumah di dekat cafe “ Petuah tu “ tepatnya di Ulee kareng. Aku lahir dan besar disana. Kehidupanku sederhana dan seadanya saja.

Semenjak aku menginjakkan kaki disekolah MIN Ulee kareng, aku sudah mulai hidup mandiri. Mandiri itu penting lho!!! Apabila diberikan uang saku buat jajan oleh orang tuaku, aku lebih memilih menabung dibandingkan buat mengisi perutku, tapi tak selalu tahan lapar kan...? ya...! sesekali aku makan juga kalau lagi lapar.

Read more...
 

Fenomena Pernikahan Dini

E-mail Print PDF

Fenomena Pernikahan dini

Oleh T. Paisal Saputra Mahasiswa fakultas tarbiyah jurusan TEN

IAIN AR-RANIRY

Darussalam, Banda Aceh

Isu pernikahan dini saat ini memang sangat marak dibicarakan di semua kalangan, baik itu remaja, maupun kalangan tua. Hal itu terbukti dengan adanya pernikahan Pujiono cahyo widiato, seorang hartawan sekaligus pengasuh pesantren dengan lutviana ulfah. Pernikahan antara pria berusia 43 tahun dengan gadis belia berusaha 12 tahun. Ini memang sangat menakjubkan dan menjadi berita yang dinanti-nanti oleh masyarakat dan juga banyak sekali opini yang bernada menyudutkan. Umumnya opini masyarakat terhadap hal ini bersifat negatif.

Read more...
 

Bila Perempuan Memimpin

E-mail Print PDF

BILA PEREMPUAN MEMIMPIN

Oleh : Zulnila

KPUK : Bungong Bineh Pasi

Kecamatan Tangan-Tangan, Aceh Barat Daya

 

Ketidakadilan yang dialami oleh perempuan selama ini sangat banyak bentuk dan bidangnya.Misalnya di bidang ekonomi, perempuan mencari uang dianggap hanyalah untuk dirinya sendiri atau hanya sebagai nafkah tambahan. Anggapan dan perlakuan semacam ini menyebabkan hasil pekerjaan perempuan tidak diperhitungkan. Padahal, bila kita teliti dan analisis secara mendalam, kita temukan banyak pekerjaan perempuan itu sebagai pencari nafkah utama. Bahkan penghasilannya bisa lebih besar dari suami. Namun tetap saja tali kendalinya pada suami. Kondisi ini terus berlangsung di dalam masyarakat kita karena perempuan bersikap tidak kritis. Perempuan, juga karena diaanggap tidak punya kemampuan analitis. Maka perempuan hanya diserahi pekerjaan yang bersifat teknis dan rutinitas di rumah.

Read more...
 

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday124
mod_vvisit_counterYesterday359
mod_vvisit_counterThis week1145
mod_vvisit_counterLast week2535
mod_vvisit_counterThis month3299
mod_vvisit_counterLast month9552
mod_vvisit_counterAll days43086

Layanan Iklan